Inspirasi

Memaknai Tema Sumpah Pemuda ke-92

KESATUONLINE | Bulan oktober merupakan bulan yang memiliki makna khusus bagi warga bangsa Indonesia, terutama generasi mudanya.

1 Oktober diperingati sebagai hari Kesaktian Pancasila, 2 Oktober hari batik nasional, 5 Oktober hari TNI, 22 Oktober hari Santri, 24 Oktober hari dokter nasional, 28 Oktober hari Sumpah Pemuda dan 30 Oktober hari keuangan.

Seluruh hari-hari tersebut mempunyai nilai kesejarahannya sendiri-sendiri namun tidak bisa dipisahkan satu dengan yang lainnya dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara dalam bingkai NKRI.

Kesadaran dan pemahaman sejarah menjadi suatu keniscayaan yang mesti dimiliki oleh setiap jiwa generasi muda bangsa ini. Mengabaikannya menunjukkan ketidakpedulian atas nasibnya sendiri dan keterputusan spirit atau energi positif yang dibangun oleh para pejuang bangsa dalam mewujudkan cita-cita kemerdekaan bangsa Indonesia, yakni melindungi segenap bangsa Indonesia, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial sebagaimana termaktub dalam alinea ke-empat Undang-Undang Dasar 1945.

Kementerian Pemuda dan Olahraga RI dalam rangka menyambut bulan pemuda dan memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-92 tahun ini, telah menetapkan tema Bersatu dan Bangkit.

Tentu bukan tanpa tujuan, tema tersebut diangkat. Bersatu mengandung arti mengumpulkan yang berserakan menjadi satu atau menguatkan menjadi satu atau bisa juga menyatukan diri yang fana dengan Tuhan yang abadi sehingga menjadi energi positif yang kuat. Sedangkan kata bangkit menandai adanya langkah awal dalam suatu pergerakan untuk melakukan sesuatu. Bangkit juga identik dengan kata tegak atau menegakkan. Dalam terminologi agama, kata bangkit mempunyai makna yang khusus untuk menunjukan adanya sesuatu yang pernah hadir atau ada dan kemudian hadir kembali.

Yang menarik justru adalah pilihan katanya bersatu lalu bangkit. Ini seakan mengisyaratkan pesan moral agar generasi muda Indonesia yang jumlahnya semakin banyak agar bersatu, menyatukan diri dan selanjutnya bangkit bergerak bersama-sama dalam membangun bangsanya.

Kata-kata adalah ungkapan spirit atau ruh yang mempunyai kekuatan. Kata-kata atau dalam bahasa arabnya al-asmaa adalah pengetahuan tertinggi yang diberikan Tuhan kepada Adam as. Karenanya memahami dan menyadari arti dari sebuah kata menunjukkan siapa dan dimana kita berada. Bahasa menunjukkan bangsa.

Selamat Bulan Bahasa, Bulan Santri dan Pemuda, Bulan untuk kita semua, dan pada tahun ini, juga bulan dilahirkannya (maulud) Nabi Muhammad Al-Mustafa, Rahmatan Lil ‘Aalamiin. [*]

**Catatan Kepala Bidang Pemuda Disporaparbud Purwakarta, Ahmad Arif Immamulhaq.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

To Top