Inspirasi

Arab Saudi Perbolehkan Ibadah Haji 2021, Tapi dengan Syarat yang Ditentukan

KESATU ONLINE – Kementerian Haji dan Umroh Kerjaan Arab Saudi telah menetapkan, bahwa ibadah tahun 2021 tetap diselengarakan. Namun dengan catatan calon jamaah haji tetap menunaikan ibadah dengan “ketentuan khusus” demi melindungi jamaah agar tak terpapar virus Covid-19.

“Otoritas kesehatan di Kerajaan terus menilai situasi dan mengambil semua tindakan untuk memastikan keamanan semua,” ujar juru bicara kementerian tersebut saat konferensi pers yang dilansir dari PMJ News.

Terkait rincian dan aturan akan diumumkan lebih lanjut. Tak dijelaskan secara rinci apakah jamaah Muslim yang diizinkan menunaikan ibadah haji hanya yang bermukim di Arab Saudi saja atau dibolehkan juga untuk jamaah dari luar negeri.

Tahun lalu, Kerajaan Arab Saudi hanya mengizinkan sejumlah kecil dari mereka yang tinggal di negara itu dan yang memenuhi kriteria tertentu untuk berpartisipasi dalam haji, yang merupakan salah satu dari lima rukun Islam dan diwajibkan bagi Muslim yang mampu setidaknya sekali seumur hidup mereka.

Kementerian Haji dan Umrah, mereka yang berhasil memenuhi kriteria dipilih secara acak melalui sistem undian otomatis, tanpa keterlibatan manusia.

Para peserta kemudian dikarantina di hotel yang ditentukan hingga dimulainya ritual haji. Jemaah diangkut dalam kelompok yang ditentukan setiap hari sementara setiap 50 orang.

Setiap 50 jemaah akan didampingi oleh seorang pemimpin kesehatan untuk memastikan langkah-langkah keamanan—termasuk mengenakan masker dan menjaga jarak sosial dilaksanakan setiap saat. Penegakkan protokoll Kesehatan menjadi prioritas untuk melindungi jamaah haji dari virus mengerikan ini.[red]

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

To Top