Jawa Barat

Bupati Purakarta: Kita Sedang Kaji Tidak Perpanjang PPKM Darurat

KESATU ONLINE – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purwakarta akan mengkaji untuk tidak memperpanjang penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat. Pengkajian itu dilakukan atas dasar tren penurunan kasus Covid-19 di Purwakarta.

“Kita sedang mengkaji untuk tidak memperpanjang PKKM Darurat di Purwakarta,” ungkap Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika, seperti dikutip dari laman Humas Purwakarta, pada Jumat 16 Juli 2021.

Sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo, kata Anne, mengenai strategi ‘gas dan rem’ dalam penanganan Covid-19 untuk menjaga keseimbangan antara penanganan pandemi Covid-19 dan pemulihan ekonomi masyarkat.

“Kita mempertimbangkan untuk tidak memperpanjang PPKM Darurat yang akan selesai pada 20 Juli 2021. Dasar pertimbangannya sesuai dengan strategi gas dan rem penanganan Covid-19,” ujar perempuan yang akrab disapa Ambu Anne, pada Kamis 15 Juli 2021).

Perempuan yang juga sebagai Ketua Satgas Covid-19 ini menyebutkan selepas 20 Juli 2021 besar kemungkinan untuk kembali diterapkan PPKM skala Mikro di Purwakarta.

“PPKM skala mikro kita terapkan dengan target kesehatan masyarakat pulih, dan perekonomian masyarakat dapat bangkit,” pungkasnya.

Sebagai informasi, PPKM Darurat di Purwakarta yang di mulai sejak 3 Juli 2021, sudah menghadirkan tren penurunan kasus COVID-19, yang kemudian berdampak pada penurunan tingkat keterisian atau Bed Occupancy Rate (BOR) di seluruh rumah sakit di Purwakarta.

Bahkan dua kecamatan yang berada di wilayah Kabupaten Purwakarta yakni Sukasari dan Maniis sudah masuk ke zona hijau, yang artinya tidak ada warga yang terkonfirmasi positif Covid-19 di wilayah tersebut.(red)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

To Top