Jawa Barat

Mantap! Polres Purwakarta Ringkus Tiga Orang Geng Motor yang Aniaya Warga

“Aksi dilakukan tanpa alasan yang jelas. Akibat aksi para pelaku, korban mengalami luka lecet dibagian sejumlah bagian tubuhnya, mulai pada bagian kepala, kaki dan pelipis,” ujar Kapolres Purwakarta AKBP Suhardi Hery Haryanto.

KESATU ONLINE – Polres Purwakarta berhasil meringkus tiga orang anggota geng motor yang tergabung di salah satu kelompok geng motor di Purwakarta.

Mereka ditangkap satuan Reskrim Polres Purwakarta diduga melakukan penganiayaan warga hingga mengalami luka.

Diketahui penganiayaan yang dilakukan para pelaku terjadi di Jalan Jend Sudirman, Gang Wijaya Kusuma Nagri Tengah, Kecamatan Purwakarta, pada Minggu 29 Agustus 2021 sekitar Pukul 04.45 WIB.

“Pelaku diduga melakukan penganiayaan kepada seorang warga yang sedang membantu temannya mendorong motor,” ujar Kapolres Purwakarta AKBP Suhardi Hery Haryanto, saat menggelar konferensi pers di Aula Sarja Arya Rancana, Mapolres Purwakarta, pada Rabu 6 Oktober 2021.

“Aksi dilakukan tanpa alasan yang jelas. Akibat aksi para pelaku, korban mengalami luka lecet dibagian sejumlah bagian tubuhnya, mulai pada bagian kepala, kaki dan peipis,” papar Hery.

Dia memaparkan, para pelaku melakukan kekerasan terhadap korban dan merusak kendaraan milik korban dengan menggunakan alat bantu senjata tajam jenis celurit, bambu dan tongkat bisbol serta sebagaian dari pelaku menggunakan tangan kosong.

Diketahui berinisial E (21) warga kampung Babakan Bandung, Desa Kertamukti, Kecamatan Campaka, Kabupaten Purwakarta. Sedangkan N (25) Kampung Simpang, Kelurahan Nagrikidul, Purwakarta dan S (19) warga kampung Sukajadi, Kelurahan Nagrikidul, Purwakarta.

“Satu orang masih dalam pengejaran petugas kami, yakni berinisial S yang sudah ditetapkan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO). Para pelaku ditangkap di kediamannya masing-masing dan tanpa perlawanan,” jelasnya.

Terakhir dia menambahkan, petugas juga mengamankan barang bukti sebuh senjata tajam jenis celurit, sebuah tongkat bisbol, sebuah buah bambu, tiga buah jaket bertuliskan XTC dan Foto pada saat pelaku melakukan penyerangan terhadap korban.

“Karena perbuatannya itu dikenakan pasal 170 ayat 1 KUHPidana, dengan ancaman pidana 5 tahun penjara,” pungkasnya.[hit]

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Populer

To Top