Pendidikan

Dosen PAI Universitas Negeri Jakarta Berikan Pendampingan Penyusunan Bahan Ajar Digital Kepada Guru SD

KESATU ONLINE – Pandemi Covid-19 yang mengharuskan penerapan physical distancing maupun social distancing membuat pelaksanaan pembelajaran di lembaga pendidikan tidak lagi diadakan secara tatap muka, melainkan harus dilaksanakan secara daring.

Hal tersebut mengharuskan guru untuk dapat beradaptasi dengan kebiasaan baru dalam mengajar, yaitu penguasaan dan pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran.

Menyikapi kondisi tersebut, Dosen Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Universitas Negeri Jakarta (UNJ) melakukan kegiatan pendampingan penyusunan bahan ajar digital berbasis web di SDN Balaraja I sebagai upaya peningkatan kompetensi ICT guru Sekolah Dasar dalam mengajar daring.

Kegiatan tersebut sebagai bentuk perwujudan Pengabdian kepada masyarakat Program Studi PAI Universitas Negeri Jakarta.

Kegiatan itu langsung dibuka Kepala Sekolah SDN Balaraja I, Hj Ikah Nurmayati SPd dan dilanjutkan dengan pemberian materi yang disampaikan oleh Suci Nurpratiwi MPd sebagai dosen PAI Universitas Negeri Jakarta.

Dalam kesempatan tersebut, Suci menyampaikam bahwa guru diharapkan dapat menerapkan proses pembelajaran daring dengan menggunakan bahan ajar yang menarik dan menyenangkan bagi siswa, sehingga pembelajaran daring tetap berkualitas dan berhasil.

“Pembuatan bahan ajar yang menarik akan dapat memotivasi dan membuat siswa lebih bersemangat lagi dalam belajar. Adapun pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran sudah bukan menjadi hal yang baru, guru harus terbiasa mengajar dengan pemanfaatan teknologi,” papar Suci menjelaskan

Menurut Suci penyusunan bahan ajar digital dapat dengan mudah dilakukan dengan memanfaatkan aplikasi Canva, Google Drive, dan Seesaw Class.

“Sehingga para guru dapat menyusun bahan ajar digital dengan desain kreatif menggunakan aplikasi Canva, mengupload hasilnya pada Google Drive, dan membagikannya melalui platform Seesaw Class,” katanya.

Kegiatan pendampingan ini kemudian dilanjutkan dengan sesi praktik, dan diakhiri dengan foto bersama. Peserta kegiatan mengharap agar kegiatan serupa dapat dilaksanakan kembali sehingga berlangsung secara kontinyu. [red]

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Populer

To Top