Jawa Barat

Bupati Bandung Komitmen Dukung Program Pemerintah Pusat Tanggulangi Kemiskinan

KESATU ONLINE – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung yang saat ini dipimpin Bupati Dadang Supriatna, siap berkomitmen mendukung program pemerintah pusat dalam menanggulangi kemiskinam di Kabupaten Bandung.

“Kemarin saat Pak Wapres berkunjung ke Jawa Barat, beliau mengatakan bahwa Kabupaten Bandung menjadi salah satu dari 5 daerah di Jawa Barat yang berkategori miskin ekstrim,” ujar Bupati Bandung yang akrab disapa Kang DS di sela acara Kunjungan Kerja Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (MenDes PDTT) RI di Rumah Jabatan Bupati, Soreang, belum lama ini.

Baca Juga:  Ridwan Kamil Salurkan Bantuan untuk Warga Tak Terdaftar Bansos

Dia mengungkapkan, angka kemiskinan di Kabupaten Bandung saat ini, tuturnya, mencapai 6,91 persen atau 263.600 jiwa. Sedangkan tingkat kemiskinan ekstrim berada di angka 2,46 persen atau sebanyak 93.480 jiwa. 

“Saya ditugaskan oleh Pak Wapres dan Pak Mendagri, untuk bisa menyelesaikan permasalahan ini hingga bulan Desember nanti. Kita akan fokus pada langkah apa yang harus kita lakukan,” jelasnya.

Baca Juga:  Sambil Hujanan, Jokowi Tinjau Lumbung Pangan Baru di NTT seluas 5.000 Hektare

Sementara pada kunjungannya ke Kabupaten Bandung, MenDes PDTT Abdul Halim Iskandar memaparkan kondisi miskin ekstrim di Kabupaten Bandung.

Selain itu, kedatangannya tersebut guna membahas rencana program nasional dalam pembangunan desa dan pedesaan.

“Kenapa Kabupaten Bandung? Karena daerah ini termasuk ke dalam daerah padat penduduk. Tentu jumlah warga miskinnya lebih banyak lagi dibanding daerah lain, karena populasinya banyak,” paparnya.

Baca Juga:  Ridwan Kamil Dorong Daerah Siapkan Hotel sebagai Tempat Isolasi

Ia meminta bupati sebagai kepala daerah, turun langsung untuk mendampingi dan mengambil bagian dalam menyusun Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes).

“Saya berharap Pak Bupati bisa mendampingi pengelolaan dana desa dengan lebih proposional. Kalau bisa alokasi dana desa ditambahkan, sehingga kades dan masyarakat desa semakin mendapatkan perhatian yang lebih fokus dari bupati,” pungkasnya.[hit]

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Populer

To Top