Jawa Barat

Federasi Seni Panahan Apresiasi Atlit Purwakarta

KESATUONLINE | Olahraga panahan tradisional mulai menjamur di Purwakarta. Lebih dari 500 orang anggota telah tercatat sebagai anggota Federasi Seni Panahan Tradisional Indonesia (Fespati) Pengcab Purwakarta.

Beberapa waktu lalu, Fespati Purwakarta berhasil meraih prestasi luarbiasa dalam Galuh Archery Competition dalam rangka HUT TNI ke-75 bertempat di lapangan Brigif R 13/ Galuh kota Tasikmalaya.

Anggota Fespati Purwakarta Arifin Kurniawan merebut juara pertama kategori horsebow putra jarak 25 meter dan Husen Fahad meraih juara kedua kategori dynamic.

Demikian keterangan yang disampaikan Amir selaku Ketua Fespati Pengcab Purwakarta ditemani Fajar Saputra dan Zamzam usai bersilaturahmi dengan Kabid Kepemudaan Dinas Kepemudaan, Olahraga, Pariwisata dan Kebudayaan (Disporaparbud) Kabupaten Purwakarta dan Kepala Seksi Olahraga Masyarakat, Agus Suherlan.

“Alhamdulillaah, Fespati Purwakarta dapat menunjukkan prestasinya dalam Galuh Archery Competition yang digelar dalam rangka HUT TNI ke-75 pada tanggal 21 – 22 November 2020 lalu di kota Tasikmalaya. Pa Arifin dan pa Husen Fahad membawa harum nama Fespati sekaligus Purwakarta,” kata Amir.

Pada bulan desember yang akan datang, Fespati Pengcab Purwakarta akan mengirimkan pula anggotanya dalam Forprov 2020 di Bogor.

“Insyaallaah pada tanggal 5 sd 6 Desember mendatang kami juga berencana mengikutsertakan 19 orang anggota dalam berbagai kategori lomba pada Forprov (Festival Olahraga Rekreasi Masyarakat Provinsi) di Kabupaten Bogor. Kami berharap pemerintah daerah melalui Disporaparbud dapat membantu fasilitasi agenda tersebut. Di samping itu, kedatangan kami ini, ingin mengajak kerjasama bidang kepemudaan dalam pembinaan generasi muda pada olahraga panahan tradisional” demikian Amir.

Sementara itu, Agus Suherlan selaku Kepala Seksi Olahraga Masyarakat memberikan apresiasi atas prestasi yang telah diraih Fespati.

“Tentu, kami sangat mengapresiasi prestasi yang telah diraih tersebut. Itu membuktikan adanya pembinaan anggota yang baik,” ujarnya.

Agus menerangkan bahwa panahan tradisional merupakan bagian dari olahraga masyarakat di bawah koordinasi Komite Olahraga Masyarakat Indonesia atau Kormi. Agus berharap Fespati dapat kembali membanggakan Purwakarta.

“Semoga Fespati dapat kembali membanggakan Purwakarta di ajang Forprov 2020,” pungkas Agus. [red]

Baca Juga:  PPI dan Bangunan Human Capital Pedesaan Jawa Barat
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Populer

To Top