Jawa Barat

Hari Inovasi Indonesia, Dinas Kepemudaan Purwakarta Ajak Generasi Muda Terus Berinovasi

KESATUONLINE | Inovasi menjadi karakter yang seharusnya dimiliki setiap manusia agar dapat beradaptasi dengan alam semesta. Tanpa inovasi, manusia dapat dipastikan akan mati.

Penting menanamkan semangat berinovasi bagi generasi muda di tengah-tengah pandemi covid19 dan tantangan masa depan yang semakin kompleks.

Inovasi didapat dari cara berpikir kreatif melalui membaca baik ilmu pengetahuan maupun fenomena yang terjadi di lingkungan sekitar. Muncul ide atau gagasan yang ditindaklanjuti secara nyata atau konkret, implementatif dan bernilai manfaat.

Demikian diungkapkan Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, Pariwisata dan Kebudayaan (Disporaparbud) Kabupaten Purwakarta melalui Kabid Kepemudaan Ahmad Arif Imamulhaq usai mendampingi generasi muda yang menggelar beberapa acara di kantor Disporaparbud, Jl. Purnawarman Barat, Minggu 1 November 2020.

“Hari ini, 1 November 2020 kami berharap generasi muda bersatu dan bangkit dengan berbagai inovasi agar dapat menjawab tantangan alam dan zaman. Janganlah berdiam diri dan merasa puas dengan hasil yang dicapai. Ada tanggungjawab moral untuk keberlangsungan generasi yang mesti dipersiapkan dengan nilai-nilai karakter yang abadi, yang terhubung dari generasi dahulu, masa kini dan nanti,” ujar Arif ditemani Abi Jawahir Kasi Kepemimpinan dan Kepeloporan, Marnia Kasi Bina Kewirausahaan Pemuda dan staf Bidang Kepemudaan.

Di hari inovasi yang jatuh pada tanggal 1 November, Kabid Kepemudaan menekankan bahwa tidak ada kata berhenti untuk pembinaan generasi. Ini tanggungjawab semua elemen masyarakat, seluruh komponen bangsa agar Indonesia tetap ada selama-lamanya dan warganya adil makmur sejahtera.

Terpantau beberapa agenda kegiatan yang berlangsung di kantor Disporaparbud, diantaranya; bazar dan pembinaan wirausaha muda dan lokakarya persiapan pelaksanaan education festival (edufest) 2021.

Arif menyampaikan apresiasi kegiatan yang dihadiri puluhan pemuda, pelajar dan mahasiswa tersebut.

“Wirausaha muda yang hadir diantaranya sudah menciptakan inovasi dalam produknya seperti Kulpis (kerupuk kulit pisang), blio donut karakter dan mengen moctail. Selain itu, kegiatan Edufest yang telah memasuki dasawarsa kedua merupakan inovasi anak-anak muda Purwakarta dalam membantu para pelajar untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi,” kata Arif.

Hadir sebagai narasumber disamping Kabid Kepemudaan, salahseorang alumni SMAN 1 Purwakarta dan Universitas Padjadjaran Bandung, Ade Rahmayadi.

Dalam paparannya, Ade menyarankan generasi muda Purwakarta untuk tidak hanya memikirkan diri sendiri.

“Jadilah generasi muda yang peduli terhadap lingkungan sekitar. Tentu dengan terus berupaya meningkatkan kapasitas diri dengan ilmu pengetahuan yang memadai, membangun relasi, berani berkolaborasi dan bersinergi serta menjaga kesinambungan antar generasi,” tutur Ade. [red]

Baca Juga:  Warga Sukasari Kembali Terisolir, Bupati Purwakarta: Perbaikan Jalan Masih Menunggu Tim Ahli
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Populer

To Top