Jawa Barat

Hari Pahlawan, Pelajar dan Santri di Purwakarta Gelar Shalawatan

KESATUONLINE | Para pelajar dan santri menggelar shalawatan dengan tema bersatu, bangkit, dan bersinergi dalam bingkai NKRI untuk memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW yang bertepatan dengan hari pahlawan, 10 November 2020.

Kegiatan yang pada awalnya akan mengerahkan ribuan pelajar dan santri tersebut, akhirnya dilaksanakan dengan sederhana dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Peserta diwajibkan menggunakan masker, menjaga jarak dan mencuci tangan sebelum memasuki tempat acara di Sport Center Jaya Perkasa Purnawarman, Selasa, 10 November 2020.

Tidak kurang dari 150 pelajar dan santri mengikuti dengan khidmat pembacaan shalawat yang dipimpin Habib Agiel Syueb di sport laga yang berkapasitas 1000 orang tersebut. Shalawat yang dibacakan diantaranya, tibbil qulub, yaa robbii bil mustafa dan lii khomsatun.

Muhammad Rihandi sebagai Ketua Umum Forum OSIS dan MPK (FOMPA) menyampaikan bahwa agenda shalawatan ini menjadi momentum penting bagi terjalinnya silaturahim antara pelajar dan santri di Purwakarta.

“Ya kami mencari suatu momentum yang tepat untuk membangun tali silaturahim antara pelajar dan santri. Alhamdulillaah dengan restu dari Kiyai Bahir Mukhlis selaku Ketua PC NU, kegiatan shalawatan ini dapat berjalan lancar. Dan, shalawat yang dibacakan pun merupakan saran dari beliau. Di samping nasehat beliau agar tetap menerapkan protokol kesehatan. Karenanya, kami juga membatasi jumlah peserta yang hadir,” ungkap Rihandi.

Menurut Rihandi, kegiatan ini juga bertujuan memberikan edukasi kepada generasi muda dalam penerapan protokol kesehatan agar dapat membantu pemerintah menekan penyebaran covid19, dan dimulai dari para pelajar dan santri.

“Kami sampaikan ucapan terima kasih kepada Bupati Purwakarta, Ambu Anne yang selalu memantau dan mendukung kegiatan kepemudaan, Kiyai Bahir Mukhlis yang senantiasa berkenan membimbing para pelajar dan santri, Bapak H. Agus Hasan Saepudin selaku Kadisporaparbud yang juga tidak bosan mendorong generasi muda untuk terus berkarya, dan Kang Ade Rahmayadi serta Ibu Tatin Robiatin Hasanah atas kontribusinya membantu meringankan beban kami,” ucapnya.

Di lain pihak, Ketua Ikatan Pelajar Nahdhatul Ulama, Riyan Haqi Khoerul Anwar mengungkapkan bahwa shalawatan merupakan wujud rasa cinta kita sebagai umat terhadap Baginda Rasulullah SAW.

“Alhamdulillah kami bersyukur dengan digelarnya shalawatan ini sebagai wujud kecintaan kita semua generasi muda terhadap kanjeng Nabi Muhammad saw yang kehadirannya menjadi rahmat bagi seluruh alam. Kegiatan yang dilaksanakan tepat di hari pahlawan ini memiliki pesan agar kita semua terhubung dengan para pendahulu yang telah mengorbankan jiwa raga, harta dan darahnya demi kemerdekaan dan kedaulatan ummat dan bangsa Indonesia. Para pahlawan bangsa, syuhada dan kusuma negara, khususnya Rasulullah saw semestinya menjadi tauladan yang hadir dalam kesadaran generasi muda guna mencapai tujuan terbentuknya NKRI,” ungkap Riyan ditemani pengurus IPNU dan IPPNU.

Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, Pariwisata dan Kebudayaan (Disporaparbud) Kabupaten Purwakarta melalui Kabid Kepemudaan Ahmad Arif Imamulhaq memberikan apresiasi positif atas inisiasi para pelajar dan santri dalam pelaksanaan kegiatan bersama ini.

“Kita patut memberikan
menyampaikan apresiasi yang luarbiasa kepada generasi muda yang diwakili pelajar dan santri ini. Mereka sedang berikhtiar untuk membangun sinergi dan langkah-langkah kaloboratif dalam membangun masa depannya dan memajukan purwakarta, bangsa maupun negaranya. Mereka mampu mencari titik kesamaannya diantara berbagai perbedaan yang ada. Ini hari bersejarah dan penting bagi generasi milenial dalam mewujudkan cita-cita kebangsaan Indonesia kita untuk Purwakarta Istimewa, Jabar Juara Lahir Batin dan Indonesia Emas 2045,” kata Arif. [red]

Baca Juga:  Ridwan Kamil: Kepemimpinan Terbaik Adalah Kepemimpinan dengan Keteladanan
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Populer

To Top