Jawa Barat

Ikhtiar Bidang Pemuda Disporaparbud Wujudkan Kemandirian Pemuda

KESATUONLINE | Anak-anak muda itu memiliki energi besar dalam membangun diri dan bangsanya. Di samping usia yang masih muda, akal dan jiwa yang bersih serta tubuh yang masih segar, ada banyak inovasi dan kreativitas yang selalu tumbuh dan berkembang seiring perkembangan zamannya.

Modal tersebut, sangat penting dalam mewujudkan kesejahteraan dan kemakmuran suatu bangsa. Oleh karenanya, setiap upaya pemberdayaan dan pengembangan generasi muda disertai penyadarannya adalah sebuah keniscayaan yang perlu dilakukan pemerintah bersama seluruh elemen masyarakat secara terus menerus tanpa henti, tanpa kenal lelah.

Demikian disampaikan Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, Pariwisata dan Kebudayaan (Disporaparbud) Kabupaten Purwakarta melalui Kabid Kepemudaan, Ahmad Arif Imamulhaq ditemani Kasi Kepemimpinan dan Kepeloporan Abi Jawahir dan Kasi Bina Kewirausahaan Pemuda Marnia, usai melakukan pertemuan bersama 12 orang wirausaha muda di kantor Disporaparbud, Jum’at, 18 September 2020.

“Kami di bidang kepemudaan mencoba beberapa ikhtiar guna mewujudkan kemandirian para pemuda. Mereka yang berusia 16 – 30 tahun menjadi sasaran program penyadaran, pemberdayaan dan pengembangan di segala sektor pembangunan. Sektor ekonomi menjadi salahsatu prioritasnya dengan sasaran para wirausaha muda,” kata Arif.

Dalam pandangan Arif, kehadiran wirausaha muda tersebut ikut memberikan kontribusi riil terhadap pembangunan ekonomi kerakyatan yang diselenggarakan oleh Pemerintah Daerah melalui sektor ekonomi kreatif dan usaha kecil menengah (UKM).

“Kehadiran para wirausaha muda baru di Kabupaten Purwakarta ini, ikut mendukung program pembangunan ekonomi kerakyatan melalui sektor ekonomi kreatif dan UKM yang dilaksanakan oleh pemerintah daerah. Seiring dengan penghargaan Natamukti yang diberikan Menteri Koperasi dan UKM RI kepada Bupati Purwakarta Ambu Anne Ratna Mustika, keberadaan wirausaha muda akan terus memberikan dukungan atas prestasi tersebut,” tutur Arif.

Hadir dalam forum pertemuan wirausaha muda tersebut ;
1. Muhammad Adi Subagja wirausaha muda konveksi;
2. Putri Aprilia pengusaha Keripik Kulit Pisang (Kulpis);
3. Alma Ferbyana, Donut (karakter) Blio;
4. Yusuf Togiri, Bubur Ayam Aherat;
5. Muhammad Ikhsan, Jeger (Jelly Seger);
6. Ferry, owner Mengen Moctail;
7. Jhuan owner Mengen Moctail;
8. Oyon, fotografer;
9. Jamal, usaha vape;
10. Muhammad Irvan Mardani, usaha vape;
11. Noviana Pratiwi, wirausaha cinderamata;
12. Novi, wirausaha olahan ubi.

Muhammad Adi Subagja mewakili rekan-rekan wirausaha muda menyampaikan apresiasinya kepada Disporaparbud yang diwakili oleh bidang kepemudaan atas perhatian dan dukungannya selama ini.

“Kami sangat berterimakasih kepada Disporaparbud melalui Bidmud-nya (bidang kepemudaan) yang selalu berupaya memberikan perhatian dan motivasi kepada kami. Kami sadar, belum apa-apa, masih harus terus belajar dan belajar agar usaha kami tumbuh berkembang dan memberi arti serta membawa manfaat bagi diri kami, keluarga dan orang-orang di sekitar,” ujar Adi, pemuda yang telah belajar usaha sejak kelas 4 SD ini.

“Tak banyak yang kami harapkan dari pemerintah, setidaknya ada kebijakan yang dituangkan dalam regulasi yang saling terkoneksi dan melindungi, promosi secara inklusif, serta ekosistem usaha yang sehat dan saling menguatkan,” pungkas pengusaha konveksi, berusia 24 tahun tersebut. [red]

Baca Juga:  Wagub Jabar Turun Langsung Tutup Pabrik di Karawang yang Cemari Sungai
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Populer

To Top