Jawa Barat

Jatiluhur Servis Tour Purwakarta Gaspol Open Trip Wisata

KESATU ONLINE – Bisnis perjalanan wisata atau tour dan travel kembali menggeliat. Hal tersebut seiring pelonggaran PPKM di Indonesia dan menurunya kasus Covid-19.

Salahsatunya adalah Jatiluhur Servis Tour, perusahaan perjalanan wisata terbesar di Purwakarta ini, yang mulai membuka open trip ke sejumlah destinasi wisata.

Agenda open trip yang padat sudah mulai disusun sejak awal Oktober ini. Diantaranya open trip ke destinasi wisata baru di Cianjur, karang potong yang akan diberangkatkan pada akhir pekan ini (9 oktober 2021) untuk gelombang pertama dan 17 Oktober untuk gelombang kedua.

Baca Juga:  UMKM Jabar Masuk di Marketplace Meningkat 34 Persen

Berikutnya open trip ke Jogja gelombang pertama pada 22-24 Oktober dan gelombang kedua pada 5-7 Nopember.

Akhlak Gandi Setia, direktur CV. Jatiluhur Servis Tour menyebut, jika perusahaannya tidak hanya memiliki agenda open trip, tetapi untuk sewa unit kendaraan berbagai jenis dan ukuran pun telah mulai menunjukan peningkatannya.

“Ada juga unit kendaraan saja untuk wisata ziarah ke Garut pada Rabu pekan depan. Termasuk banyak dari instansi dan perusahaan yang tanya-tanya untuk trip para karyawan nya. Jadi Alhamdulillah mulai meningkat.”, Urai Gandi.

Baca Juga:  Tinjau PTM di Pangandaran, Pak Uu Pastikan Prokes Diterapkan

Menyinggung masih waspada penyebaran covid-19, Gandi mengaku perusahaannya sangat memperhatikan penerapan protokol kesehatan selama perjalan wisata.

Selain menyediakan masker, face shield dan hand sanitizer, pihaknya juga mensyaratkan wisatawan yang menggunakan jasa perusahaannya untuk divaksin minimal dosis pertama.

“Kita juga untuk kuota kursi di kendaraan, itu 50 persen yang harus digunakan. Ini bagian dari jaga jarak.”, Tambahnya.

Baca Juga:  Pemkab Purwakarta Siapkan Anggaran Rp300 Juta Bantu Relokasi Warga Tegalwaru

Termasuk, Gandi selalu mengikuti perkembangan informasi terkini terkait kebijakan pemerintah dalam upaya mengendalikan penyebaran covid-19.

Yang jelas menurutnya, penting untuk tetap menjalankan bisnis perusahaannya dalam perjalanan wisata, karenanya para karyawannya harus tetap diberikan gaji. [red]

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Populer

To Top