Nasional

KPK Apresiasi Pendidikan Anti Korupsi di Purwakarta

KESATUONLINE | Dinas Pendidikan Kabupaten Purwakarta menggelar diskusi bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia, Jum’at (08/02), di Aula Rapim Bale Guru Linuhung.

Acara tersebut dihadiri oleh para pejabat dinas dan tim perumus modul implementasi pendidikan anti korupsi berbasis “7 Poe Atikan Purwakarta Istimewa”. Sementara, dari unsur KPK tampak hadir Dian Rahmawati (perwakilan SATGAS) bersama tim dari Direktorat Pelayanan dan Pendidikan Masyarakat – KPK.

Di awal diskusi, Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Purwakarta, Purwanto menjelaskan bahwa Pendidikan anti korupsi di sekolah dilakukan sebagai upaya pencegahan melalui pemutusan generasi penerus. Generasi kedepan harus di siapkan melalui karakter yg baik mulai dari sekolah.

Menurutnya, di Purwakarta telah di keluarkan regulasi Perbup tentang hal tsb dan telah ditindak lanjuti melalui sosialisasi, deklarasi dan pelatihan TOT. Selanjutnya dilakukan pelatihan untuk semua Guru di Kabupaten Purwakarta degan narasumber fasilitator kabupaten dan Widya Iswara yg tersertifikasi KPK, dan kita juga mendatangkan tim dari KPK yang hari ini datang dan lima pertemuan kedepan mereka akan terus datang membimbing para guru di Purwakarta. Dalam waktu dekat pd bulan februari SD April 2020 akan diadakan festival film pendek dg tema ” MENYELAMATKAN GENERASI DARI KORUPSI”. Juga akan ada lomba esai dan komik pendidikan anti korupsi. Pembelajaran anti korupsi akan di lakukan melalui pendekatan kelas, budaya sekolah dan lingkungan masyarakat”. Tutur Kadisdik.


Kadisdik optimistis hal ini akan berhasil jika semua pihak memiliki komitmen anti-korupsi bersama-sama.

“Modal dasarnya adalah komitmen, kreativitas dan cita-cita kita. Dengan upaya serius, maka saya yakin akan tumbuh anak-anak yang dapat berbuat baik sekaligus menjadi contoh di lingkungannya,” tegasnya.

Di tempat yang sama, Satgas KPK Dian Rahmawati mengapresiasi langkah responsif Disdik Purwakarta dalam penerapan pendidikan anti-korupsi.

“Sejak terbitnya regulasi, lima atau enam bulan yang lalu, Disdik Purwakarta sudah segera menerapkan regulasi tersebut. Ini luar biasa sekali. Kami juga mengapresiasi inisiatif-inisiatif yang muncul untuk mengimplentasikan peraturan bupati tersebut. Contoh misalnya deklarasi di semua sekolah, pembentukan Tim Pengembang, pembuatan modul, pelaksanaan TOT dan secara massif melaksanakan pelatihan pada semua guru,” urainya.

Selanjutnya, Dian tak luput menyinggung soal agenda festival film yang bertemakan pendidikan anti korupsi.

“Disdik purwakarta hebat, karena telah melakukan akselerasi-akselerasinya kemudian targetnya akan ada festival film pendidikan anti korupsi di tingkat SD dan SMP. Ini lagi-lagi merupakan terobosan besar. Jadi teman-teman yang berada di kabupaten lain, ayoo jangan mau kalah sama Kabupaten Purwakarta. Dengan insersi dan pembentukan karakter yang baik, kelak akan lahir manusia unggul dan Indonesia akan terus tumbuh sebagai negara yang maju,“ pungkasnya. [rls]

Baca Juga:  Begini Cara Pemda Purwakarta Bangkitkan UMKM saat Pandemi
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Populer

To Top