Pemerintah

Intensitas Penggunaan Produk Dalam Negeri Melalui Diklat PKA

KESATU ONLINE – Intensitas Penggunaan Produk Dalam Negeri sebagai Indikator Nasionalisme Diklat Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan ke-2 diselenggarakan Sabtu 11 Juni 2022.

Peserta diklat berasal dari berbagai daerah di Tanah Air seperti dari Kabupaten Purwakarta, Kota Cimahi, Kabupaten Kuningan, Kota Cirebon, Kota Bandung,  bahkan ada juga peserta  dari Kabupaten Lebong Provinsi Bengkulu dan Kabupaten Sanggau Provinsi Kalimantan Barat.

Baca Juga:  Ini Cara Ambu Anne Pulihkan Ekonomi dan Kesehatan di Purwakarta

Dalam hal ini, Peserta Diklat PKA pada Kelompok III mengikuti pembelajaran dengan tema Kepemimpinan Pancasila dan Bela Negara.

Agenda pertama berisi materi seputar Wawasan Nusantara dan kepemimpinan Pancasila.  Bergerak sebagai pemateri yakni Bapak Burdan Ali Junjunan, SH M.Si (sebagai Widyaiswara Ahli Utama.

Kelompok 3 mendiskusikan salah satu tema yang diangkat dalam pembelajaran ini yaitu Cinta Produksi Dalam Negeri Dengan Penggunaan Produk Lokal dengan judul   ‘Diskursus Nasionalisme dan Kecintaan terhadap Produk Dalam Negeri’.

Baca Juga:  Dinkes Purwakarta Ingatkan Masyarakat Waspada Virus Corona

Dijelaskan bahwa intensitas penggunaan produk dalam negeri merupakan salah satu indikator nasionalisme.

Fakta ini dapat dilihat dari kecintaan warga masyarakat di USA, Jepang, Korea, Jerman terhadap produk dalam negerinya, yang sekaligus menunjukan kebanggaan warga negara terhadap bangsanya.

Bagi bangsa Indonesia, isu tentang kecintaan terhadap produk bangsa sendiri ini masih merupakan pekerjaan rumah yang perlu segera disolusikan.

Baca Juga:  Bapenda Libatkan Kejaksaan, Ada Apa?

Ia menerangkan peranan pemerintah dalam membangun sinergitas bagi ruang gerak pencapaian nasinalisme membutuhkan strategi-strategi tertentu untuk menempatkan fokus perhatian pada pemenuhan kebutuhan masyarakat sekaligus menumbuh kembangkan nasionalisme.***

[red]

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Populer

To Top