Politik

Survei IDM Pilkada Karawang: Akseptabilitas dan Elektabilitas Yesi Karya Lianti Kalahkan Bupati Petahana Cellica Nurrachadiana

KESATUONLINE | Bakal calon Bupati Kabupaten Karawang Yesi Karya Lianti menjadi salah satu kandidat yang diperhitungkan dalam kontestasi Pilkada Kabupaten Karawang.

Berdasarkan hasil Survei Indonesia Development Monitoring (IDM), Yesi Karya Lianti memiliki akseptabilitas dan elektabilitas tertinggi dari bupati petahana Cellica Nurrachadiana.

Berdasarkan rilis yang diterima awak media. Yesi Karya Lianti yang berlatar belakang seorang dokter sama dengan petahana akan jadi pesaing terberat Cellica karena memiliki tingkat elektabilitas tertinggi dari semua bakal calon Bupati yang di pilih responden yang mewakili masyarakat Karawang.

Dalam survei pertama ini memang Yesi Karya Lianti memiliki keterpilihan paling tinggi, yakni 21,6% mengungguli Petahana, Cellica Nurachadiana yang memperoleh 20,3%. Keterpilihan Yesi Karya ini di dominasi oleh kaum muda dan kaum terpelajar.

Hal ini disebabkan metode kampanye Yesi, yang populer dipanggil Dr. Yesi cukup akrab dengan kaum muda, mulai dari cara pengelolaan kampanye di media sosial sampai kegiatan-kegiatan sosial yang memang menyasar kepada kaum muda dan melek terhadap pengetahuan. Hal ini dapat terukur dalam tingkat akseptabilitas Yesi yang mengungguli seluruh bakal calon dan dinilai memiliki empati yang tinggi terhadap masyarakat.

Direktur Eksekutif IDM, Bin Firman Tresnadi memaparkan hasil survei elektabilitas dan popularitas dari masing-masing calon yang akan maju pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Tahun 2020.

Survei dilakukan di 30 (Tiga Puluh) Kecamatan, mulai tanggal 5 sampai 15 Januari 2020, jumlah respondennya 1316 yang tersebar secara proporsional, pekerjaan yang mendominasi adalah buruh. Dari hasil survei yang diperoleh, ada tingkat kepuasan masyarakat terhadap Pemerintah Kabupaten Karawang, ada 52,3 % yang merasa tidak puas dengan kinerja Pemerintah Kabupaten Karawang, 30,6 % merasa puas, dan 17,1 % yang tidak memberikan pendapat.

“Ketidakpuasan masyarakat terhadap kinerja Pemerintah Kabupaten Karawang bisa dilihat dari indikator kemampuan ekonomi, masyarakat merasa selama 4 (Empat) terakhir ini lebih dari 70% merasa pendapatannya kurang atau menurun,” papar Firman, di Cafeholic Galuh Mas, Rabu (5/02/2020), Kecamatan Telukjambe Timur, Kabupaten Karawang, Jawa Barat.

Lebih lanjut, penurunan pendapatan ini diperkuat dengan sebanyak 60,3 % responden menyatakan kesulitan dalam mencari lapangan pekerjaan di Kabupaten Karawang. “30 % menjawab banyak lapangan pekerjaan, dan 9,1 % tidak menjawab,” kata Firman.

Kemudian, mayoritas masyarakat Karawang sudah mengetahui akan diadakannya Pilkada pada tahun ini, 52,7 % sudah mengetahui siapa calon yang akan mereka pilih, 43 % tidak mau tahu, maka dapat disimpulkan potensi untuk golput itu tinggi. [hit]

Baca Juga:  Uu Ruzhanul Luncurkan Rintisan Usaha Petani Milenial Bidang Perkebunan
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Populer

To Top