Purwakarta

Tingkatkan Kualitas SDM, Jasa Tirta II Adakan Training Manajemen Risiko

Jasa Tirta II melalui Water & Renewable Energy Learning Center.

KESATU ONLINE – Jasa Tirta II melalui Water & Renewable Energy Learning Center terus mengakselerasi kemampuan sumber daya manusianya untuk mendukung kinerja yang optimal dengan melaksanakan in house training Manajemen Risiko yang dilaksanakan dimulai pada 4-7 Juli 2022 dan 11-14 Juli 2022.

Dalam kegiatan tersebut Menghadirkan narasumber handal Subramaniam Anbanathan, dan Tim PT Abisatya Hastungkara Djani yang merupakan penasihat, konsultan dan peneliti di bidang perusahaan dan bisnis strategi, tata kelola, risiko dan kepatuhan, bisnis dan pemodelan proses.

Baca Juga:  Sinar Jabar Cup 2022, Turnamen Bola Voli Terheboh di Purwakarta

Manager of Water & Renewable Energy Learning Center, Jasa Tirta II
Fitria Sari mengungkapkan In House Training Manajemen Risiko ini merupakan bagian dari strategi Jasa Tirta II dalam meningkatkan kompetensi sumber daya manusia agar perusahaan terus bertumbuh dan menjadi Perusahaan pengelola sumber daya air yang unggul dan terkemuka.

“Perkembangan lingkungan internal dan eksternal Perusahaan membuat risiko yang dihadapi semakin kompleks. Dengan manajemen risiko dapat meminimalisasi kerugian, mencegah terhadap terjadinya bahaya/kerugian oleh Perusahaan,” katanya.

Baca Juga:  Produksi Padi di Purwakarta Naik 7,32 Persen

Dia menjelaskan, manajemen risiko harus menjadi bagian integral dari pelaksanaan Sistem Manajemen Perusahaan dan merupakan langkah yang perlu terus dilakukan demi terciptanya perbaikan berkelanjutan dan proses pengambilan keputusan.

“Adapun materi yang disampaikan dalam in house training Manajemen Risiko ini adalah filosofi manajemen risiko, elaborasi budaya risiko, pemahaman standar ISO 31000:2018 dan Simulasi Prinsip Risiko, pemahaman lingkup, aktivitas utama, dan metrik kinerja,” paparnya menyambung.

Baca Juga:  Mau Bayar PBB, Yuk Downloand Aplikasi Siceupol

Selanjutnya, tambah dia, pelatihan ini juga memaparkan elaborasi makna pengendalian internal dan penetapan nilai risiko, elaborasi makna perlakuan risiko dan penetapan nilai risiko residual serta tata cara pemantauan dan pengawasan risiko.

“Dengan kematangan manajemen risiko diharapkan dapat meminimalisir kerugian, mengoptimalkan kinerja dan proses bisnis Jasa Tirta II,” jelasnya.

[red]

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Populer

To Top